Jakarta, Properti Indonesia – Harga apartemen sewa di Jakarta pada kuartal I 2021 masih tertekan. Hal ini tertuang dalam laporan terbaru MarketBeat Cushman & Wakefield, Kamis (6/5). Menurut Cushman, rata-rata harga sewa untuk apartemen sewa relatif tidak mengalami perubahan yakni di Rp241,5 ribu per meter persegi per bulannya.
Diskon harga sewa banyak ditawarkan oleh proyek apartemen servis untuk menarik permintaan baru, terutama dari tamu jangka pendek. Sementara rata-rata harga sewa apartemen servis tercatat di Rp356 ribu atau menurun 3,7% dari kuartal sebelumnya.
Menurunnya tingkat hunian kondominium sewa menyebabkan penurunan rata-rata harga sewa pasar apartemen sewa sebanyak 1,9% dari kuartal sebelumnya ke Rp148 ribu per meter persegi untuk per bulannya. Beberapa pemilik unit bersiap untuk menerima harga sewa yang jauh lebih rendah dalam masa pandemi. Meski begitu secara umum, harga sewa untuk sektor apartemen sewa diperkirakan akan relatif stabil di 2021.
Sementara itu, tingkat pasokan apartemen sewa terpantau belum ada proyek baru selama kuartal I 2021. Beberapa proyek masih dalam proses konstruksi juga mengalami penundaan akibat dampak pandemi Covid-19. Setidaknya ada lima apartemen servis yang totalnya mencapai 832 unit akan beroperasi pada akhir 2021. Antara lain Somerset Kencana, Somerset Sudirman, Citadines Gatot Subroto, Citadines Sudirman, dan Ascott Menteng.
Pada subsektor apartemen servis, permintaan masih stabil pada kuartal ini. Tingkat hunian tercatat di 47,5% atau meningkat 0,1% dibandingkan kuartal sebelumnya. Jika pembukaan ekonomi dan bisnis di Jakarta terus berlangsung, permintaan tamu jangka pendek (mayoritas warga lokal) untuk staycation di akhir pekan diperkirakan dapat meningkatkan tingkat okupansi di subksektor ini pada kuartal berikutnya.