Jakarta, Properti Indonesia – PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mencatat peningkatan marketing sales pada kuartal II 2021 sebesar 193% secara tahunan menjadi Rp1,02 triliun dari periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp348 miliar. Hasil marketing sales tersebut didorong dari penjualan rumah tapak yang mewakili 70% dari penjualan.
“Pra-penjualan sebesar Rp3,5 triliun didukung oleh penualan high-rise inventory proyek berjalan dan peluncuran rumah tapak dengan harga terjangkau dan proyek komersial di Lippo Village dan Waterfront Estate Cikarang. Inventory dari proyek-proyek berjalan bernilai di atas Rp1,4 triliun,” jelas CEO LKPR John Riady dalam keterangannya yang dikutip Properti Indonesia, Selasa (13/7).
Adapun pertumbuhan marketing sales tersebut juga didukung oleh peluncuran dua produk baru rumah tapak Cendana Parc di Lippo Village dan Holland Village Designer Homes Collection di Manado pada kuartal II 2021.
Hingga akhir tahun, Lippo Karawaci akan meluncurkan fase kedua rumah tapak Cendana Parc, memfokuskan percepatan penjualan unit persediaan proyek high rise, dan peluncuran produk baru rumah tapak di Lippo Cikarang. Perusahaan juga akan meluncurkan proyek untuk segmen pasar premium dan proyek komersial di Lippo Cikarang pada semester kedua tahun 2021.
Lanjut John, pada tahun 2021 bisnis Lippo Karawaci terus menunjukkan perbaikan terutama dalam hal marketing sales, yang mana marketing sales pada semester I 2021 meningkat 122% year on year menjadi Rp2,33 triliun. “Kami optimis target tahun 2021 sebesar Rp3,5 triliun akan tercapai melalui peluncuran produk-produk baru,” imbuh John.