Jakarta, Properti Indonesia — Pengembang properti PT Diamond Citra Propertindo Tbk. (DADA) mencatatkan lonjakan laba bersih sepanjang tahun buku 2025 dengan membukukan laba sebesar Rp3,51 miliar, atau naik 216,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,11 miliar.
Kenaikan ini mencerminkan perbaikan kinerja operasional, terutama dari optimalisasi aset serta kontribusi proyek-proyek komersial yang telah berjalan. Secara triwulanan, kinerja juga menunjukkan akselerasi. Pada kuartal IV 2025, laba perseroan tumbuh 233,86 persen dibandingkan kuartal III 2025.
Jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, pertumbuhan tercatat sebesar 216,7 persen. Seiring capaian tersebut, manajemen memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp2 miliar kepada pemegang saham.
BACA JUGA: Saham Diamond Citra Propertindo Melonjak 35% di Awal Perdagangan 2026
Direktur PT Diamond Citra Propertindo Tbk, Bayu Setiawan, mengatakan peningkatan laba merupakan hasil dari strategi yang dijalankan secara konsisten sepanjang tahun. “Pertumbuhan laba ini menunjukkan efektivitas upaya perseroan dalam mengoptimalkan aset dan memperkuat operasional. Pembagian dividen juga menjadi bagian dari komitmen kami untuk memberikan imbal hasil kepada pemegang saham,” ujar Bayu dalam keterangannya, Selasa (21/4).
Bayu menambahkan, kinerja positif tersebut turut ditopang oleh meningkatnya pendapatan berulang (recurring income) yang menjadi salah satu penyangga stabilitas bisnis. Dengan kondisi keuangan yang relatif sehat dan arus kas yang terjaga, perseroan menilai masih memiliki ruang untuk melakukan ekspansi secara selektif.
Sementara itu, memasuki 2026, DADA telah menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga pertumbuhan, di antaranya, memperkuat kinerja kawasan komersial yang telah beroperasi, menambah tenant strategis untuk meningkatkan tingkat hunian, serta mengembangkan kerja sama dengan mitra usaha.
Perseroan juga akan terus mengoptimalkan pendapatan berulang sebagai sumber pendapatan yang lebih stabil dalam jangka panjang. Karena itu, manajemen optimistis kinerja pada 2026 dapat tumbuh lebih tinggi seiring strategi yang dijalankan dan kondisi usaha yang semakin solid.