Hingga Kuartal III 2021, Okupansi Ruang Kantor di CBD Mencapai 70,6%

Hingga Kuartal III 2021, Okupansi Ruang Kantor di CBD Mencapai 70,6%
Ilustrasi gedung perkantoran (Cushman & Wakefield)

Jakarta, Properti Indonesia – Konsultan properti Cushman & Wakefield menyatakan bahwa tidak ada pasokan ruang kantor baru yang tercatat selama kuartal III 2021. Hal ini dikarenakan lambatnya progres konstruksi pada beberapa proyek. 

Penyelesaian proyek terdekat diharapkan datang dari menara BRI seluas 50.000 m2, yang akan memasuki pasar perkantoran CBD pada pertengahan kuartal keempat tahun 2021. Total pasokan ruang kantor yang diharapkan masuk pada tahun 2021 adalah sekitar 206.000 m2.

Dikutip dari laporan marketbeat Cushman & Wakefield, Selasa (2/11), aktivitas sewa-menyewa masih relatif lemah pada kuartal ini karena perpindahan penyewa sebagian besar dari relokasi gedung lama ke gedung yang baru selesai tanpa adanya perluasan ruang.

Namun tren kontraksi pasar tampak membaik pada kuartal terakhir yang ditunjukkan oleh tingkat penyerapan negatif yang lebih rendah sebesar -4.200 m2, dibandingkan dengan -24.000 m2 pada kuartal sebelumnya.

Hal tersebut merupakan tanda positif dari pemulihan pasar dalam waktu dekat. Adapun rata-rata tingkat hunian pasar perkantoran CBD relatif stabil di angka 70,6% hingga akhir September 2021.

Sementara tarif sewa dasar Rupiaj menurun lebih lanjut sebesar -2,3% secara kuartal per kuartal menjadi Rp180.500 per meter persegi per bulan sejalan dengan permintaan pasar yang masih lemah.

Untuk tarif sewa dalam ekuivalen Dolar AS relatif stabil karena penguatan Rupiah yang signifikan (sebesar +1,4 %) selama kuartal yang ditinjau. Sementara itu, service charges tetap tidak berubah selama kuartal ketiga 2021.

Dengan pemulihan aktivitas perkantoran dan sosial di Jakarta menyusul penurunan signifikan kasus baru Covid-19 dan membaiknya situasi pandemi secara keseluruhan di tanah air, tren kontraksi pasar diperkirakan akan segera berakhir.

Harga sewa, bagaimanapun, akan tetap berada di bawah tekanan karena ruang kosong akan terus meningkat hingga pertengahan 2022 sehubungan dengan penyelesaian beberapa proyek kantor baru yang besar di daerah Sudirman dan Thamrin.

Tags
#Perkantoran #Berita Properti #properti #cushman & wakefield #ruang kantor