Jakarta, Properti Indonesia – Harga sewa ruang perkantoran di kawasan CBD Jakarta masih mengalami penurunan pada kuartal 1 2021. Hal ini seiring masih lemahnya permintaan dan turunnya tingkat hunian. Berdasarkan laporan Cushman & Wakefield Indonesia, banyak pemilik bangunan yang memberikan keringanan harga sewa atau penundaan pembayaran untuk menjaga penyewa eksisting.
“Pada akhir Maret, rata-rata harga sewa bruto pada perkantoran CBD berada di Rp277 ribu per meter persegi per bulan (turun sebanyak 7,3% T-T) atau US$19.06 per meter persegi per bulan (turun sebanyak 4.0% T-T),” tulis laporan Cushman & Wakefield yang diterima Properti Indonesia, Senin (26/4).
Cushman memproyeksi jika ke depannya bisnis perkantoran masih akan mengalami pelemahan akibat dampak pandemi yang masih berlanjut. Sementara, tren permintaan perkantoran CBD terhadap lokasi yang menawarkan harga sewa lebih rendah dan pengecilan luasan ruang kantor diperkirakan masih akan terjadi di kuartal kedua 2021.
Selain itu, tingkat hunian juga masih terus menurun meski kondisi pasar telah menunjukkan sedikit peningkatan aktivitas dan inquiry. Beberapa aktivitas pengecilan luasan sewa kantor (downsizing) hingga penutupan perkantoran masih terjadi pada kuartal 1 2021, sehingga tingkat serapan bersih pada pasar menjadi negatif 32.300 meter persegi. Rata-rata tingkat hunian perkantoran CBD semakin menurun ke 71,0% pada akhir Maret 2021.