Jakarta, Properti Indonesia – PT CLSA Sekuritas Indonesia (CSLA) menaikkan proyeksi pendapatan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) untuk tahun 2021, dan memberikan rekomendasi buy terhadap saham emiten milik sekoci usaha Mochtar Riady tersebut.
Dalam publikasi riset terbaru CLSA, analis CLSA Jonathan Mardjuki dan Wiranding Ng menuturkan, setelah penjualan kuartal I-2021 yang positif, LPKR akan kembali memacu penjualannya paska libur lebaran.
Seperti diketahui, pada kuartal I-2021 Lippo Karawaci berhasil membukukan pendapatan pra-penjualan (marketing sales) sebesar Rp1,31 triliun atau naik 86% dibanding kuartal yang sama tahun 2020 sebesar Rp704 miliar.
Karena itu, CLSA kembali meningkatkan proyeksi pendapatan Lippo Karawaci tahun 2021 menjadi Rp13,1 triliun atau naik Rp400 miliar dibanding estimasi sebelumnya sekitar Rp12,7 triliun. “Diharapkan penjualan dapat semakin meningkat dan berkelanjutan pada tahun 2021,” sebut CLSA.
CLSA juga merekomendasikan buy terhadap saham Lippo Karawaci dengan target harga Rp215 pada tahun ini. Adapun pada tahun 2020, Lippo Karawaci telah membukukan pendapatan Rp11,96 triliun atau turun 3% yoy dari tahun 2019 sebesar Rp12,32 triliun. Pada tahun ini Lippo Karawaci juga akan mengembangkan sejumlah proyek hunian baru untuk segmen menengah, salah satunya proyek Cendana Parc.