Diakuisisi Taipan Asal Indonesia Rp6 Triliun, Apa yang Membuat Gedung di Jerman Ini Begitu Istimewa?

Diakuisisi Taipan Asal Indonesia Rp6 Triliun, Apa yang Membuat Gedung di Jerman Ini Begitu Istimewa?
Bangunan bekas istana Raja Ludwig, Munchen, Jerman (kochundpartner.de)

Jakarta, Properti IndonesiaSukanto Tanoto, salah satu taipan Indonesia dikabarkan telah membeli aset properti berupa gedung bekas istana Raja Ludwig di Munchen, Jerman. Aset tersebut senilai 350 juta euro atau Rp6 triliun.

Gedung istana ini berlokasi di Ludwigstrasse 21, Munich terdiri dari empat lantai, dan sekarang difungsikan sebagai kantor pusat perusahaan asuransi Allianz. Dilansir dari K + P Planungsgesellschaft, gedung bekas istana Ludwig dibangun di atas lahan seluas 11.000 m2, sementara luas semi gross mencapai 143.500 m3.

Gedung ini didirikan di Ludwigstrasse pada tahun 1911 oleh Heilmann dan Littmann untuk Bayerische Versicherungsbank dan dua bagian lainnya ditambahkan pada tahun 1936 dan 1950. Kemudian dilakukan proses pemugaran atau renovasi pada 1997 hingga Oktober 2002 dengan total biaya sebesar 47 juta euro.

Karena adanya persyaratan konservasi yang sensitif pada proyek gedung ini, maka pembangunan dilakukan dengan koordinasi kuat bersama komisi bangunan setempat di Munich, kantor perlindungan monumen, dan Kantor Negara Bayern untuk pelestarian monumen.

Sehingga bangunan disiapkan dengan upaya teknis dan desain tingkat tinggi yang memenuhi standar tempat kerja modern untuk memenuhi syarat konservasi monumen dan persyaratan bagi penyewa.

Pemugaran bangunan ini juga melestarikan banyak bagian dari struktur asli, memulihkan bagian-bagian penting, dan mengisi sisanya dengan arsitektur kontemporer yang memberikan kesan kontras yang pas dengan gaya aslinya.

Adapun mengenai Sukanto yang membeli gedung bekas istana tersebut, dilansir dari forbes, memiliki harta mencapai Rp19,6 triliun. Sukanto juga merupakan orang terkaya ke-22 di Indonesia pada tahun 2019 hingga 2020 dan orang terkaya di dunia di urutan ke 1.730.

Bisnis yang digeluti Sukanto saat ini yakni pemasok suku cadang dan pengusaha di bidang jasa konstruksi minyak sejak tahun 1967, salah satunya adalah Royal Golden Eagle (RGE). Selain itu Sukanto juga dikenal sebagai filantropis melalui organisasi Tanoto Foundation, yang didirikan sejak 1981 dan berfokus pada bidang pendidikan.

Tags
#Berita Properti #properti #Sukanto Tanoto #Istana #Jerman