Jakarta, Properti Indonesia – Proyek transportasi publik Lintas Raya Terpadu (LRT) Jabodebek diperkirakan akan beroperasi pada Juni 2023 mendatang. Hadirnya proyek ini nantinya dapat mempermudah aksesibilitas masyarakat menuju seluruh kawasan Jabodetabek, juga akan berimbas pada proyek hunian yang di sekitar stasiun, salah satunya adalah LRT City yang dikembangkan PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP).
Direktur Utama ADCP, Rizkan Firman, mengatakan bahwa infrastruktur memicu peningkatan minat konsumen di belasan proyek LRT City, yang terintegrasi dengan transportasi umum (transit oriented development/TOD).
“Hampir seluruh proyek LRT City bisa membukukan peningkatan penjualan yang signifikan dan ini tidak terlepas dari segera beroperasinya LRT Jabodetabek,” ujar Rizkan dalam siaran pers, Senin (27/2).
Salah satu proyek ADCP yang terkoneksi langsung dengan LRT yaitu LRT City MTH dengan gedung perkantoran bernama MTH 27 Office Suites. Gedung perkantoran 16 lantai ini memiliki skybridge, sepanjang 17 meter yang menghubungkan area komersial LRT City MTH dengan Stasiun LRT Ciliwung yang berpotensi mendatangkan traffic sekitar 1.000 orang setiap hari.
Saat ini, seluruh lantai kantor pada gedung MTH 27 Office Suites telah fully occupied oleh PT Adhi Karya dengan area komersial untuk tenant food & beverages. Gedung ini tersedia 13 lantai strata title office building seluas 26.600 m2, dengan empat lantai basement, area perbankan, ATM Center, serta dua lantai area komersial yang dikhususkan untuk kafe, restoran, dan sebagainya.
Project Director LRT City MTH 27 Office Suites, Setya Aji Pramana menambahkan, gedung perkantoran ini dihadirkan sebagai respons kawasan yang terus berkembang khususnya untuk berbagai kebutuhan bisnis.
“Kelengkapan kawasan ditunjang dengan sarana transportasi publik LRT Jabodebek yang akan segera beroperasi membuat arena ini dilintasi ribuan orang setiap harinya. Hal itu menjadi captive market besar untuk bisnis,” jelasnya.