Jakarta, Properti Indonesia - Emiten properti PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) mencatatkan peningkatan laba bersih pada tahun 2023 sejumlah Rp765 miliar. Laba bersih ini meningkat 22,4 persen dari tahun 2022 yaitu sebesar Rp625 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan SMRA di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (20/3), pendapatan Summarecon Agung pada tahun 2023 juga tercatat sebesar Rp6,65 triliun atau naik 16,4 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp5,71 triliun.
Pendapatan tersebut dikontribusi oleh segmen pengembangan properti sebesar Rp4,04 triliun, properti investasi sebesar Rp1,73 triliun, dan lain-lain Rp876,13 miliar.
Kemudian beban pokok penjualan dan beban langsung meningkat sebesar Rp3,29 triliun. Jumlah liabilitas SMRA tercatat sebesar Rp18,86 triliun, total ekuitas tercatat sebesar Rp 12,30 triliun, serta jumlah aset hingga akhir 2023 tercatat sebesar Rp31,16 triliun.