Jakarta, Properti Indonesia - Emiten properti PT Minahasa Membangun Hebat Tbk resmi mencatatkan saham perdana (listing) di papan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (7/8). Perusahaan dengan kode saham HBAT ini menjadi perusahaan tercatat ke-54 di BEI hingga paruh pertama 2023.
"Secara resmi atas nama PT Bursa Efek Indonesia, jajaran direksi dan komisaris secara resmi menyampaikan bahwa PT Minahasa Membangun Hebat Tbk akan resmi menjadi perusahaan tercatat ke-54," ujar I Gede Nyoman Yetna, Direktur PT Bursa Efek Indonesia dalam Seremoni Pencatatan Perdana Saham HBAT, dari siaran Youtube Indonesia Stock Exchange, pada Senin (7/8).
Komisaris Utama HBAT, Rommy Posma Leke juga menyampaikan, proyek perusahaan yang bergerak di bidang properti ini terletak di Minahasa, Sulawesi Utara, dan telah didirikan sejak tahun 2022.
"PT Membangun Hebat Tbk secara resmi akan berubah status menjadi perusahan terbuka setelah tahap demi tahap proses IPO kami lalui, bagi kami hal ini merupakan langkah besar bagi perseroan ke depannya," ungkap Rommy.
Jumlah saham yang dicatatkan HBAT sebanyak 1.040.740.800 lembar saham dengan harga perdana saham Rp108 rupiah per saham. Masa penawaran umum saham yaitu pada tanggal 1-3 Agustus 2023. Perusahaan melepas sebanyak 240.740.800 saham atau 23,13 persen dari modal ditempatkan dan disetor melalui mekanisme penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO). Melalui aksi korporasi ini, HBAT meraih dana mencapai Rp26 miliar.
Direktur Utama HBAT, Go Ronny Nugroho mengatakan, dari hasil dana IPO sebesar 46 persen akan digunakan untuk pembelian landbank, dan sebesar 45 persen untuk pembangunan fasilitas umum, serta sarana dan prasarana perumahan seperti kantor marketing, club house dan kolam renang di Perumahan Sawangan Permai, Minahasa.
Landbank yang akan diakuisisi HBAT yakni seluas 38.000 m2 di Desa Warembungan, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, kemudian tanah seluas 1.323 m2 di Desa/Kelurahan Malalayang Satu Timur, Kecamatan Kota Manado, dan tanah seluas 1.050 m2 di Desa/Kelurahan Malalayang Satu Timur, Kecamatan Malalayang, Kota Manado.
"Lokasi bidang-bidang tanah tersebut cukup strategis dan sudah terdapat aksesibilitas menuju lokasi, sehingga lahan-lahan itu memiliki potensi yang baik untuk dijadikan landbank guna dikembangkan sebagai proyek perumahan perseroan di kemudian hari,” jelas Ronny.