Jakarta, Properti Indonesia – Emiten PT Jaya Real Property Tbk (JRPT) membukukan laba bersih sebesar Rp625,41 miliar selama sembilan bulan pertama tahun 2023. Jumlah ini mengalami penurunan 3,21 persen (year on year/yoy).
Berdasarkan laporan keuangan JRPT dikutip dari keterbukaan informasi, Kamis (15/12), pendapatan perusahaan di kuartal ketiga tahun ini tercatat menurun sebesar 4,41 persen menjadi Rp1,62 triliun dari periode yang sama tahun 2021 sebesar Rp1,69 triliun. Sementara itu, beban pkok pendapatan di kuartal III 2022 tercatat sebesar Rp698,11 miliar.
Kemudian laba sebelum pajak tercatat menurun sebesar 3,18 persen menjadi Rp646,48 miliar. Hal ini karena kenaikan beban penjualan di tengah pendapatan keuangan yang menurun dan beban lainnya yang meningkat. Beban pajak per 30 September 2022 sebesar Rp9,71 miliar sehingga laba periode berjalan tercatat sebesar Rp636,77 miliar atau lebih rendah dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp661 miliar.
Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada kuartal III 2022 senilai Rp625,41 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp646,14 miliar. Total liabilitas juga meningkat menjadi Rp3,7 triliun dari Rp3,59 triliun pada 31 Desember 2021. Serta jumlah ekuitas hingga akhir kuartal III 2022 sebesar Rp8,43 triliun.