Jakarta, Properti Indonesia – Konsultan properti Cushman & Wakefield dalam laporannya bertajuk “Marketbeat Perkantoran dan Ritel” yang dirilis Senin (26/4), mencatat, rata-rata harga sewa dan service charge pada pasar ritel Jakarta belum terlihat adanya peningkatan. Situasi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir tahun mendatang.
Beberapa penyewa di pusat perbelanjaan yang lebih besar bahkan telah kembali ke harga sewa normal. Meski demikian, sejumlah penyewa yang terdampak pandemi masih diberikan pengurangan harga sewa atau penundaan pembayaran sewa dengan nilai yang lebih kecil.
Dalam catatan Cushman, tidak ada pasokan baru yang masuk selama kuartal 1 2021. Adapun, beberapa proyek seperti Pondok Indah Mall 3 dan AEON Mall Southgate di Jakarta Selatan diperkirakan baru akan masuk pada kuartal 2 2021 mendatang. Dengan demikian total pasokan ritel di Jakarta akan mencapai 4,66 juta m2.
Tingkat hunian ruang ritel di Jakarta selama kuartal 1 2021 masih terpantau stabil dan diikuti dengan mulai meningkatnya jumlah kunjungan masyarakat. Namun, mayoritas peritel masih melakukan wait and see terhadap rencana ekspansi terutama terhadap pre-komitmen di proyek-proyek yang masih dalam proses konstruksi.
Cushman & Wakefield memprediksi jika tahun 2021 akan menjadi tahun pemulihan bagi peritel, sehingga diharapkan lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas ekspansi dan relokasi. Terutama di masa Idul Fitri yang sebentar lagi tiba.