Jakarta, Properti Indonesia – Beberapa developer properti telah mengumumkan perolehan pra penjualan atau marketing sales sepanjang tahun 2022. Yang menarik, sebagian besar mencatatkan pertumbuhan positif.
Di posisi pertama ada developer PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) yang mencatatkan marketing sales hingga Rp8,8 triliun, berdasarkan laporan di keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Minggu (29/1) lalu. Capaian tersebut meningkat 14 persen dari tahun 2021 sebesar Rp7,7 triliun.
Perolehan marketing sales pengembang kawasan BSD City ini disokong oleh beberapa proyek dan klaster termasuk produk rumah tapak di BSD City, kemudian di luar BSD City dan Jabodetabek seperti Grand Wisata dan Kota Wisata. Segmen perumahan menyumbang Rp5,1 triliun (58 persen), kemudian unit usaha komersial, strata title, dan ruko menyumbang Rp2,1 triliun (24 persen).
Kemudian penjualan kavling komersial sebanyak Rp500 miliar, penjualan apartemen Rp489 miliar, dan ruko Rp1 triliun. Sebanyak Rp1,6 triliun atau 18 persen berasal dari penjualan tanah perusahaan patungan atau joint ventures.
Menyusul BSDE, ada PT Ciputra Development Tbk (CTRA) yang mencatat pertumbuhan pendapatan marketing sales sebesar Rp8,2 triliun di tahun 2022. Perolehan tersebut meningkat 11 persen dari tahun 2021 sebesar Rp7,4 triliun. Perolehan marketing sales ini dikontribusi dari produk perumahan sebesar 79 persen, kemudian ruko 17 persen, apartemen 3 persen, dan perkantoran 1 persen.
Selanjutnya, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) membukukan marketing sales Rp4,9 triliun atau meningkat 98 persen dari target perusahaan yaitu sebesar Rp5 triliun. Meskipun jumlah marketing sales ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya sebesar Rp5,2 triliun. Perolehan marketing sales masih dikontribusi oleh penjualan rumah tapak sebesar 75 persen, dan sisanya berasal dari penjualan ruko, apartemen, dan kavling.
PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) telah membukukan marketing sales sebesar Rp1,73 triliun. Capaian di tahun 2022 sedikit di bawah dari target yang telah ditetapkan yakni Rp1,8 triliun. Kontribusi pendapatan ini berasal dari residensial dan komersial (mal dan hotel), terutama dari proyek Metland Menteng dan Wisteria, Metland Puri & The Riviera at Puri, dan Metland Cileungsi.
PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) juga telah membukukan marketing sales tahun 2022 sebesar Rp948,09 miliar. Capaian ini meningkat 91,9 persen dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp494,05 miliar. Marketing sales ini dikontribusi dari proyek terbaru perusahaan, yaitu Sequoia Hills yang berlokasi di Sentul dengan pendapatan 51,6 persen atau Rp489,74 miliar, kemudian dari proyek Collins Boulevard sebanyak Rp237,58 miliar atau 25,1 persen.